Diksar I Santika Kota Pontianak



Tanggal 30-31 Maret 2013 lalu saya menjadi panitia Diksar I Santika Kota Pontianak. Acaranya diselenggarakan di Rekadena,tepatnya di Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Rengas, Kab. Kubu Raya Propinsi Kalimantan Barat. Lokasi ini memang sering dijadikan outbound karena memang fasilitas untuk games outbound sudah tersedia. Di Rekadena juga ditanami berbagai pohon yang bisa dipetik buahnya, ada sirsak, guava, dan kelapa.

Diksar ini dihadiri sekitar 60 akhwat yang berasal dari Kota Pontianak, namun acara kegiatannya diadakan di Kab. Kubu Raya bukan di Kota Pontianak. Karena tempat yang dituju memang sangat layak dan pas buat outbound. sekalipun jaraknya sedikit cukup jauh namun tidak menyurutkan semangat peserta dan panitia ^_^ tentunya datang ke lokasi dengan menggunakan motor. Namun ada juga yang diantar oleh keluarga ataupun suaminya. 

Jarak  perjalanan yang ditempuh cukup bervariasi.  Kalau dari rumah saya yang terletak di Kecamatan Pontianak Tenggara mungkin cukup jauh yah lebih kurang satu jam perjalanan, tapi kalau yang berdomisili di Pontianak Barat mungkin sekitar 30 menit juga sudah sampai. 

Agendanya seperti Pembukaan kemudian ada senam PKS Nusantara, materi kesehatan, tali temali, games perkenalan, outbound ringan dan outbond berat, serta sholat berjamaah serta tidak lupa penugasan hapalan al qur’an.
 
senam pemanasan dulu ya



lagi senam PKS nusantara nih :) senam apa main sih hehe :))

Acaranya memang lebih bersifat fun… ya iyalah setelah berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun menghadapi rutinitas yang itu-itu saja maka agenda di luar kota yang mengasah jasadiyah kita akhirnya terpenuhi. Relax , menyatu dengan alam dan intinya dapat sehatnya.


yel yel dulu ya..ok

 
outbound ringan, adu cepat disemua pos tiap kelompok
 
trust fall...hayo yakin gak tuh...
Untuk yang ikhwan (laki-laki) di hari yang sama juga  mengadakan agenda seperti ini namanya Mukhayam (kalau Diksar penyebutan untuk agenda yang akhwat). hanya saja berbeda tempatnya. Bagi yang ikhwan agendanya benar-benar mukhayam alias bertenda dan diadakan di Kura-Kura Beach, sekitar tiga jam lebih dari Kota Pontianak. 

Ok, lanjut ke Diksar I ya, saya jadi ingat dulu, mungkin tahun 2008 (lupa soalnya)saya pernah ikutan Diksar juga. Hanya saja lokasinya berbeda, karena ada dari Kab. Pontianak yang ikut, jadi agenda Diksarnya diadakan di luar Kota Pontianak, di Sedau, Singkawang. Ada bukit Sedau namanya, jadi kita dulu hiking kemudian dilanjutkan dengan jalan sampai memasuki kawasan wisata  Sinka island dan Pantai Pasir Panjang. Dalam perjalanan tetap membawa ransel. Hikingnya sampai menjelang terik matahari. Wuih pokoknya lebih ektrim dibandingkan yang di Rekadena. 

Alhamdulillah kegiatan Diksar 1  di Rekadena berjalan lancar. Melihat peserta yang bersemangat dan hebat-hebat jadi senang juga :) . Bahkan ada satu kelompok yang hebat banget,, selalu lolos uji disetiap pos outbound.  Yup, Tentu saja pada akhirnya mereka dinobatkan sebagai kelompok terbaik..dan tercepat..
panitia & peserta di moment terakhir


Semoga agenda ini mengingatkan kita semua akan pentingaya riyadhah (olah raga) karena menjaga kesehatan kita berarti juga sebagai wujud syukur kita pada Allah. Kalau dalam keseharian kita, biasanya   beragam perangkat tarbiyah yang lebih sering ya dari tarbiyah tsqofiyah (ilmu, ex: liqo, kaijan),sama tarbiyah ruhiyah (ibdah kita sehari-hari) nah terkadang salah satu perangkat tarbiyah yang agak sedikit terlupakan adalah tarbiyah jasadiyah (olah raga fisik kita) hayo buat yang males2 ngaku hehe :). Mestinya kita bisa menyeimbangkan kesemuanya agar dapat menjadi mukmin yang kuat… kuat ilmunya, kuat ibadahnya dan dan kuat pula fisiknya. Karena mukmin yang kuat lebih Allah cintai daripada mukmin yang lemah. Buat ukhti fillah semua, semangat !


Ah.. menunggu agenda tugas dari Santika selanjutnya, edisi Juni Camping untuk Bocah Muslim…^_^

Nb: Foto-fotonya masih belum lengkap.  Insya Allah akan segera ditambah. Upload foto2nya ituloh..lama juga ciin..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjemput rizkiNya

Es Krim

Pantun tentang Pontianak