Semangat Kuliah Lagi

Alhamdulillah...akhirnya Allah beri kesempatan untuk saya bisa kuliah lagi tahun ini. Sekalipun belum daftar ulang. Tapi sudah dinyatakan lulus saja saya sudah bahagia. Tinggal mempersiapkan diri untuk memasuki perkuliahan...yang Insyaa Allah mulai september 2014 ini..

Notariat...hmm itu adalah mimpiku melanjutkan studi sejak dulu-dulu...
Akhirnya baru bisa dilanjutkan studi tersebut tahun ini Insyaa Allah :). Gpp, better late than never ya...

Tapi ada hal yang masih meragukan, antara milih UI or UGM. UI memang prestise,tapi aku belum tau banget suasana UI, soalnya waktu ikutan tes yang tanggal 22 Juni 2014, aku cuma ada di depok selama 1 hari.Itupun dikawasan ui aja, so far sih UI Depok adem,,masih banyak pohon2 gitu.Tapi,taulah yang namanya Jabodetabek kan, pasti dari segi living cost udah lebih high dibandingkan dengan di Yogya.
Nah, setelah dari depok itu , aku melanjutkan petualangan  buat ikutan tes lagi (hehe).takut2 aja keles, soalnya soal2 SIMAK UI bikin aku khawatir lulus or gak..haha. 


pengumuman yg di ui


sama riska di belakang FEB UGM,viewnya bagus..tetanggaan sama FH UGM
info yg dari ugm


Awalnya aku mikir coba di undip aja, karena udah hopeless banget di UGM pendaftarannya udah tutup. Gak disangka..subhanallah waktu mampir ke UGM buat ketemuan sama teman yang kul di Magister Ilmu Hukum UGM.  Aku tanya-tanya seputar notariat  dengan dua orang yg sepertinya mahsiswi disana. Tapi ternyata mereka sedang ada kepentingan terkait tentoran kenotariatan UGM. Nah, salah satu dari mereka (calon mahasiwi yang daftar notariat) bilang bahwa pendaftaran di UGM diperpanjang...Ya Allah begitu tau info UGM diperpanjang,,aku bersyukur banget. Artinya aku masih bisa kesempatan untuk tes di UGM juga.Padahal jelas2 waktu aku liat di website ugm, pendaftaran itu tutup tanggal sekian. Dan aku hopeless karena mikir belum terkejar untuk ikutan tes accept sama paps nya dulu. Soalnya bagi yang daftar pascasarjana ugm, wajib banget mengupload sertifikat bukti accept (tes english  mirip toefl) sama paps UGM (sejenis tes TPA aka tes potensi akademik). Karena tau UGM masih memperpanjang pendaftaran, akhirnya aku meniadakan untuk tes di undip. Ya iyalah bu..cukup yang di UGM aja. Gempor juga badan ya kalo mesti bolak balik ke semarang lagi...(awalnya aku sempet ke undip nanya2 info sekaligus ngeliat juga kampus undip itu seperti apa,kepo y aku hihi).

Gini2 kan aku hemat juga..maklum jauh diseberang pulau ya. Uang pendaftaran buat ikut tes aja masing2 Univ (mau UI,UNDIP sama UGM semuanya sama..bayar 750ribu..). Belum lagi,ada info ikutan tentoran bagi calon mahasiswa kenotariatan UGM. Ituloh semacam bimbel gitu untuk ujian terltulis bagi yang daftar kenotariatan untuk mengikuti ujian subtansi hukumnya.  Dan  itu mesti bayar 700rb..yang hanya berlangsung dua hari..brur..sekali lagi aku mau berhemat..ikut tentoran aja aku gak..hihi. Aku mah pasrah aja..Aku yakin kalau rezeki, tentu tidak akan kemana...ikut tentoran or gak kalau Allah menakdirkan untuk lulus ya insyaa Allah lulus,hanya berusaha ikhtiar dan berdoa semoga hasilnya yang terbaik.

Dan setelah mengikuti tes keduanya, (kalo di UGM ditambah tes subtansi hukumnya).Alhamdulillah...aku senang karena lulus. 
Cuma yg di UGM ini keputusannya belum final soalnya sebelum tanggal 11 agustus ini aku diminta untuk melengkapi administrasinya dulu. aku udah harus nyerahin fotocopian ijazah dan transkrip akademik yang udah dilegalisir. Aku pikir gak lulus, sampe ditelpon sama pihak kampus UGM disuruh liat website dan aku bilang gak lulus. pihak kampusnya kaget, hehe.rupanya masih dalam tahap proses. karena ada item yang belum lengkap. berarti secara ujian tes aku memenuhi ya. cuma ya itu tadi transkrip yang sudah dilegalisir sudah harus diberikan sebelum tanggal 11 agustus.kalau yang di UI malah tanggal 8 agusts setelah bayar daftar ulang disuruh kumpul dengan menyerahkan berkas /membawa dengan menunjukkan ijazah yang asli serta transkrip nilai yang sudah dilegalisir.

Dari segi penghematan finansial sepertinya aku milih UGM...karena di UGM ga ada uang gedung. sekali masuk cuma bayar uang semesteran doang..hemat kan cyiin..akreditasi sama2 A. makan murah, ikhwah banyak. Keluarga juga ada, walaupun di daerah Bantul. Kurang apa lagi coba. Biar gak ngantuk ada kuliah yang jam biasa (pagi, siang/sore). kalo yang kerja disediain kelas yang mulainya sore-malem.
Awalnya sempat kepikiran juga kalo kul di UI mau sambil kerja...biar bisa mandiri.karena masuk kuliah sore-malem gitu.Di Jakarta kan lahan lowongan kerja banyak ya..karena emang lahan bisnis. Beda dengan nuansa Yogya, yah maklum kota kecil, tapi tentram..:)

apapun nanti keputusan yang aku ambil...semoga Allah meridhai stiap langkah untuk senantiasa berjuang lillahi ta'ala...perjuangan belum usai...harus tetap semangat menggapai impian!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjemput rizkiNya

Es Krim

Pantun tentang Pontianak