Cup Cakes, Hmm Yummy
Tadi sore, sepulang dari agenda
halaqah pekanan. Saya menyempatkan diri membeli cup cakes, awalnya sih hanya
ingin melihat model-model yang dijual di toko kue Aisyi.
Kebetulan di Kota Pontianak, saya baru ini menemukan toko khusus yang menjual cup cakes, selebihnya toko kue yang menjual aneka cakes biasa/ kue ulang tahun ataupun beragam jenis kue lapis. Karena baru pertama kali datang ke toko tersebut, ternyata cup cakes yang disajikan pilihannya tidak banyak. Karena di toko itu lebih mengedepankan pemesanan paket cup cakes yang didesain untuk ulang tahun, juga ada melayani cake untuk ulang tahun.
Kebetulan di Kota Pontianak, saya baru ini menemukan toko khusus yang menjual cup cakes, selebihnya toko kue yang menjual aneka cakes biasa/ kue ulang tahun ataupun beragam jenis kue lapis. Karena baru pertama kali datang ke toko tersebut, ternyata cup cakes yang disajikan pilihannya tidak banyak. Karena di toko itu lebih mengedepankan pemesanan paket cup cakes yang didesain untuk ulang tahun, juga ada melayani cake untuk ulang tahun.
Melihat harganya . hmm menurut
saya mahal, untuk ukuran cup cakes yang coklat,
satu cup cake harganya Rp 15.000, yang vanila Rp 13.000. Kalau yang beli
pelajar dan mahasiswa, harga cup cake segitu berat juga ya. Mending bisa beli buku,
atau jilbab bagi yang perempuan hehe.
Walah, kalau dibandingkan dengan dunkin
donat yang lumayan lebih besar sedikit harganya paling 7atau 8 ribuan. Padahal
toko kue yang saya beli lokasinya bukan di mall. Kalau di mall, harga seperti
itu tidak jadi soal. Yah, memang sih standar cup cakes itu kalau saya
search di internet harganya sekitar 10 ribuan. Tergantung modifikasi dan
seni dalam menghias cup cakes,
semakin unik dan menarik semakin tinggilah harga cup cake tersebut.
| dalam kotak cup cakes yang saya beli, buku puding itu cuma pemanis buat difoto hihi :) |
Dalam berbisnis hal pertama yang perlu diketahui adalah mengetahui target / sasaran penjualan. Kalau menjualnya dengan harga
mahal untuk kantong mahasiswa, siapa yang mau beli ya. Tapi kalau memang sasarannnya
adalah umum dan orang kantoran, harga yang agak tinggi bukan sesuatu berat.
Kalau untuk anak kecil, mungkin lain lagi, lebih kecil dan lebih murah. Wah-wah
kepengen buat yang seperti apa ya,*ngayal.com
Nah, karena melihat harga yang
cukup mahal bagi saya, saya pun berniat ingin beli satu saja. Tapi kata pelayan
tokonya bilang harus beli minimal dua. Hal ini karena peraturannya demikian, karena
tempat cup cakesnya didesain khusus
untuk dua cup cakes.
| adek saya sama cup cake yang vanila |
Oh kok gitu ya... Padahal kan
pembeli itu adalah raja, berhak dong ya milih-milih yang ingin dibeli atau
tidak. Dan karena saya melihat potongan rainbow cake yang dijual Rp 15.000/pcs.
Saya kepengen juga satu cup cake dan satu potongan rainbow cake. Tapi lagi-lagi
ini adalah peraturan. Tempat kotak potongan rainbow cake tidak bisa digabung
dengan kotak cup cake. Duh, kalau harus mengikuti aturan toko bisa-bisa saya
menghabiskan uang Rp 60.000, hanya untuk untuk membeli 4 kue hari ini. Oh
tidak, mending uang segitu dibelikan bahan untuk buat kue.
Akhirnya saya beli dua cup cakes, yang coklat dan yang vanila toping strawberry. Padahal yang potongan rainbow cakenya pengen saya coba. Tapi tidak apa, merasa yang ini saja sepertinya sudah cukup.
Mengenai aturan belanja, baiklah saya mengerti,
namanya juga berjualan ya. Tapi wong cuma pengen beli satu masak harus maksa
beli dua, karena tempatnya berbeda. Forget
it lah, mungkin ini juga metode bisnis. Yang namanya bisnis itu kan harus
punya trik jitu supaya bisa cepat laku dan banyak yang beli.
Jujur, keinginan membeli itu
sebenarnya hanya karena ingin tahu rasa dan desainnya seperti apa. Sebagai cake lover saya kepengen banget memang
punya toko kue. Makanya menikmati kuliner kue adalah hal yang sangat menyenangkan. Saya dan kita semua bisa juga
kok berkarya dengan kegemaran dan kelebihan yang kita miliki. Saya ingat betul
bagaimana kiat berbisnis, yaitu ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Kita harus
memiliki ciri khas yang berbeda
dibandingkan dengan yang sudah ada. Harus jeli menangkap peluang dan kreatif.
Ah rasanya tidak sabar lagi ingin
mencoba sendiri cup cake ala saya
pribadi.
Harus semakin giat berlatih agar terbiasa.. Karena rasa yang enak adalah perpaduan
antara kebiasaan dan keyakinan serta dibutuhkan pula feeling yang bahagia agar cita rasa makanan yang kita buat menjadi lezat.
| cup cake yang saya suka, enak banget.. |
Dan ternyata, setelah dicoba,
um.. cup cake coklatnya enak banget..persis
seperti brownies.
Hanya tinggal ditambah dengan
krim dan butiran coklat diatasnya..wah.. senangnya punya toko kue..cup cake coklatnya favorit saya deh ..:)
Komentar