Cappuccinolovera


 Setiap kamis edisi For Her di koran Pontianak Post selalu menampilkan tema kuliner. Nah, kali ini food and beveragenya  berbahan dasar aloe vera

Pontianak Post edisi For Her, Kamis 21 Maret 2013

Oh iya, perlu diketahui kota Pontianak terkenal dengan wisata kuliner aloe vera dan pisangnya. Aloe vera memang sangat cocok tumbuh di Kota Pontianak, mengingat lahan di Kalimantan Barat khususnya Pontianak memiliki jenis tanah gambut. Tanaman seperti lidah buaya dan nanas sangat cocok dibudidayakan. Oleh karenanya tidak heran kalau aneka makanan yang terbuat dari lidah buaya merupakan salah satu makanan khas dari kota Pontianak. Kalau di Pontianak, yang banyak berjualan lidah buaya, letaknya di kecamatan Pontianak Utara. Salah satu jalan di Kec Pontianak Utara ini, disepanjang jalannya terdapat pondok-pondok yang menjual minuman lidah buaya dan jagung bakar.

 Dikawasan Pontianak Utara ini juga berdiri situs sejarah lambangnya Kota Pontianak, yaitu tugu khatulistiwa. Sekarang, kawasan Tugu khatulistiwa sedang berbenah, dan insya Allah kata Pak walikota akan dibangun pusat observatoriom dan planetarium gitu. Oh hoho saya jadi ingat waktu SMA dulu pernah ke Planetarium Jakarta, tempat wisata ilmiah. Di dalamnya ada ruangan  seperti bioskop dengan tayangan seputar bumi dan tata surya. Tapi nontonnya seru karena kursinya bergerak menyesuaikan scenario tanyangan. Lebih serunya lagi kursinya sampe baring segala karena menontonnya keatas karena diatas diseluruh langit-langit itu layar filmnya. Kita serasa jadi pilot antariksa menjelajah tata surya.

tugu khatulistiwa tampak dari luar

Planetarium Jakarta memang sering dikunjungi oleh berbagai sekolah untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai lawatan wisata ilmiah.  Makanya sewaktu baca koran beberapa bulan yang lalu bahwa kawasan tugu khatulistiwa akan dibangun pusat observasi dan planetarium wuih saya senang banget. Sudah saatnya ni Kota harus maju mencerdaskan generasi penerus bangsa dengan membangun wisata yang berbasis ilmiah  khususnya kepada pelajar / mahasiswa maupun bagi segenap lapisan masyarakat di Kota Pontianak.

bagian dalam tugu khatulistiwa, foto diambil saat adek saya sama teman-teman sekelasnya mengikuti lawatan ke situs sejarah di kota Pontianak beberapa bulan yang lalu



Oh iya kembali mengenai aloe vera ya. Nah, berhubung menu yang ditampilkan di Koran Pontianak Post ada chocolovera, sama ayam aloe kari (baru pertama kali dengarnya?) sama saya juga baru kali ini dengarnya hehe. Eh tapi gini-gini menu hotel loh. Menu tersebut menjadi salah satu   menu di Hotel Mercure Pontianak. Nah setelah membaca koran tersebut, saya kepikiran untuk mencobanya sepertinya asyik juga kalau dipraktekkan. Lihat dikulkas ada aloe veranya, hanya saja perlu dikupas dahulu kemudian direbus untuk menghilangkan getah yang ada di lidah buaya. Setelah dicoba hasilnya eng ing eng, ternyata minuman yang saya buat kurang enak gitu loh. Haha tidak taulah mungkin takarannya yang tidak pas. 

ni cappuccinolovera buatanku..jadi salah satu menu di hotel mercure tidak ya hehe
Cara membuatnya sebenarnya gampang, menurut penuturan dikoran ya. Tinggal di blend aja cocoa powder dengan susu terus dicampur dengan sirup rose dan isi dengan lidah buayanya. Mungkin karena saya tidak pakai sirup rose kali ya jadi ditambah gula. Tapi masak sih tidak pakai gula. Sebenarnya sepandai-pandai kreasi kita saja mungkin ya.

 Akhirnya saya memutuskan mencoba dengan indocafe cappuccino sebagai gantinya. Kebetulan di rumah persediaan indocafe cappuccino yang sachet masih banyak. Jadilah saya buat cappuccinolovera (ni ngarang-ngarang saya sendiri aja namanya). Ternyata enak juga, apalagi setelah didinginkan difreezer (tidak sampai beku semua)/ dikulkas. Buat yang tidak terlalu suka rasa sedikit pahit kopinya bisa ditambahi sedikit dengan susu kental manis. dingin-dingin wuih seuger...yummy.


mirip dengan tampilan di koran kan desainannya :)
Sebenarnya hari kamis itu, saya juga ada buat puding, tapi yah rasanya sangat-sangat tidak pas hehe, masak puding rasa tawar. Saya buat puding rasa strawberry yang dicampur susu. Akhirnya saya bilang sama orang rumah makannya dicampur dengan susu kental manis putih, sebagai pengganti saus vla nya. Ternyata puding saya masih bisa dinikmati. Sengaja tidak saya dokumentasikan, kalau hasilnya kurang memuaskan saya enggan untuk mengabadikannya. 

Well,minuman dingin memang menjadi alternatif tersendiri bagi orang-orang yang tinggal didaerah panas. Seperti Pontianak. Apalagi nih ya. Cuaca panas yang ekstrim di bulan ini menyebabkan kota Pontianak memiliki suhu udara yang lebih tinggi tingkat panasnya dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Suhu udara bahkan hingga mencapai 34 derajat celcius disiang hari. Itu terjadi biasanya pada jam satuan hingga jam setengah tiga. Menurut informasi dari Badan Meteorologi dan Feofisika Kota Pontianak, sebagaimana dipapar di harian Pontianak Post beberapa waktu yang lalu. Diketahui, panasnya kota Pontianak dipengaruhi oleh pegerakan matahari melewati area khatulistiwa yaitu peristiwa titik kulminasi matahari (tepat tidak ada bayangan diatas tugu khatulistiwa) yang berlangsung diakhir bulan maret. Di Pontianak sendiri moment titik kulminasi matahari terjadi di bulan maret dan September. Kadangkala sekali setiap tahunnya diadakan acara titik kulminasi di tugu khatulistiwa.
 Tapi nih sekarang bersyukur banget, alhamdulillah…akhir-akhir ini hujan lebat…sesuatu yang dinanti-nanti. Rizkuminallah..rizki datangnya dari Allah. Sampai hari ini saja, tadi sore hujan lebat sekalipun tidak lama. Lumayan membasahi dan memberi kesegaran kota khatulistiwa… Ah,ya! pertolongan Allah itu akan selalu hadir diwaktu yang tepat…karena Dia tahu yang terbaik untuk hamba-hambaNya, tidak mungkin Allah Yang Maha Rahman menguji sesuatu diluar kesanggupan hamba-hambaNya.

Oh ya, back to cappuccinolovera, buat teman-teman sumua yang ingin membuat  cappuccinolovera, lidah buayanya bisa beli yang kemasan jika tidak ingin repot mengupas dan merebusnya. Hanya saja kalau untuk beli batangan lidah buaya jauh lebih murah dibandingkan dengan beli yang langsung jadi (langsung bisa dimakan).Mungkin teman-teman semua bisa mengganti dengan kemasan Pop ice. Tergantung selera ya. Selamat Mencoba ^_^


Komentar

Dini Haiti Zulfany mengatakan…
nyam nyaaam,, looks deliciossooo.. namenye pun unik, capuccinolovera ^^
Beautyqalbu mengatakan…
ayo kak dini coba, enak loh ^_^

Postingan populer dari blog ini

Menjemput rizkiNya

Es Krim

Pantun tentang Pontianak